77 Bulu Mata untuk Pasangan Gay di Indonesia

Tren Mengganggu Tindakan Anti-LGBT

Pihak berwenang di provinsi Aceh, Indonesia, secara terbuka mencambuk dua pria gay masing-masing 77 kali pada hari Kamis setelah massa main hakim sendiri menggerebek apartemen mereka pada bulan November, diduga menangkap mereka sedang berhubungan seks, dan menyerahkan mereka ke polisi. Pencambukan tersebut – yang diakui sebagai penyiksaan menurut hukum internasional – adalah hukuman di bawah peraturan Syariah (hukum Islam) provinsi tersebut, yang melarang perilaku sesama jenis.

Pencambukan adalah bagian dari pola lama penganiayaan yang ditargetkan oleh otoritas Aceh terhadap kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

Pada tahun 2012, Wakil Walikota Banda Aceh Illiza Saaduddin mengumumkan sebuah “tim khusus” untuk membuat publik lebih sadar akan “ancaman LGBT,” memposting gambar dirinya di Instagram memegang pistol dan bersumpah untuk mengusir kaum gay dari Aceh. Pada Oktober 2015, polisi khusus Syariah menangkap dua wanita, berusia 18 dan 19 tahun, atas tuduhan lesbian karena dirangkul di depan umum, dan menahan mereka selama tiga malam sebelum mengirim mereka ke “rehabilitasi” agama. Sebuah episode yang hampir identik dengan pencambukan minggu ini terjadi pada tahun 2017 – termasuk main hakim sendiri, keterlibatan polisi, penuntutan di bawah peraturan Syariah yang sangat diskriminatif, dan cambuk publik.

Pelecehan juga merupakan bagian dari kampanye lima tahun anti-LGBT yang dipicu oleh banyak pemimpin nasional dan lokal di Indonesia dengan retorika berbahaya dan kegagalan berulang kali untuk menghukum para pelaku kekerasan.

Aceh adalah satu-satunya dari 34 provinsi di Indonesia yang secara hukum dapat mengadopsi peraturan daerah yang berasal dari Syariah (meskipun ketentuan tersebut menyebar di tempat lain di negara ini). Selama dekade terakhir, DPRD Aceh telah mengadopsi peraturan yang diilhami oleh Syariah yang mengkriminalisasi segala hal mulai dari wanita yang tidak berhijab, minum alkohol, perjudian, hingga seks di luar nikah. KUHP provinsi 2014 melarang perilaku sesama jenis pria dan wanita.

Dan meskipun pemandangan penyiksaan publik di Aceh mengerikan, pihak berwenang di seluruh negeri terus memimpin atau berpartisipasi dalam penggerebekan dan penangkapan sewenang-wenang di ruang pribadi. Semakin banyak pihak berwenang yang menggunakan undang-undang pornografi yang diskriminatif sebagai senjata untuk menargetkan orang LGBT. Tindakan keras tersebut telah berkontribusi pada krisis kesehatan masyarakat yang besar: tingkat HIV di antara pria yang berhubungan seks dengan pria telah melonjak, dan serangan dalam lima tahun terakhir telah memicu ketakutan dan menghambat upaya penting pencegahan HIV.

Pada prinsipnya pemerintah Indonesia telah membuat komitmen untuk melindungi kaum LGBT. Tapi tampaknya slogan Presiden Joko “Jokowi” Widodo tentang “persatuan dalam keberagaman” tidak benar-benar mencakup perlindungan semua orang – termasuk dua pria yang dicambuk tanpa ampun hari ini.

Info harian Data SGP 2020 – 2021. Cashback harian yang lain-lain muncul diamati secara terencana melewati notifikasi yang kita letakkan di situs tersebut, lalu juga dapat ditanyakan pada operator LiveChat pendukung kami yg menunggu 24 jam On the internet buat melayani semua kebutuhan antara tamu. Mari langsung daftar, serta ambil promo Toto dan Live Casino On the internet terhebat yg tersedia di tempat kami.