Angkatan Bersenjata kami selalu mendukung mitra India pada saat dibutuhkan, kata Rajnath Singh

New Delhi [India], 24 November (ANI): Menteri Pertahanan Rajnath Singh pada hari Rabu mengatakan bahwa Angkatan Bersenjata negara itu berulang kali menunjukkan bahwa mereka peduli dan berdiri di samping mitra negara pada saat dibutuhkan tanpa membedakan antara bencana alam atau bencana buatan manusia.

Sementara secara virtual meresmikan Kongres Dunia kelima tentang Manajemen Bencana di sini hari ini, Rajnath Singh menegaskan kembali visi India untuk Samudra Hindia yang dirangkum oleh konsep SAGAR (Keamanan dan Pertumbuhan untuk Semua di Wilayah) sebagaimana diartikulasikan oleh Perdana Menteri Narendra Modi.

Menteri Pertahanan menggarisbawahi bahwa SAGAR memiliki elemen yang berbeda dan saling terkait seperti pendalaman kerjasama ekonomi dan keamanan di antara negara-negara pesisir; meningkatkan kapasitas untuk menjaga wilayah darat dan laut; bekerja menuju pembangunan daerah yang berkelanjutan; Ekonomi Biru dan mempromosikan tindakan kolektif untuk menghadapi ancaman non-tradisional seperti bencana alam, pembajakan dan terorisme.

Sesuai siaran pers Kementerian Pertahanan, Rajnath Singh menyatakan bahwa sementara masing-masing elemen ini membutuhkan perhatian yang sama, mengembangkan mekanisme respons yang efektif untuk mengatasi krisis kemanusiaan dan bencana alam adalah salah satu pilar terpenting SAGAR.

“Keterlibatan India dengan dunia dan khususnya Wilayah Samudra Hindia (IOR) sangat kuat,” katanya sambil memuji Angkatan Bersenjata karena menjadi responden pertama di wilayah tersebut untuk operasi Bantuan Kemanusiaan dan Bantuan Bencana (HADR).

“Posisi unik India di IOR, dilengkapi dengan kemampuan Angkatan Bersenjata, memungkinkannya untuk berkontribusi secara signifikan dalam situasi HADR,” katanya.

Sesuai rilis, Menteri Pertahanan secara khusus menyebutkan beberapa misi HADR penting di IOR yang dilakukan oleh India dalam beberapa tahun terakhir, termasuk Operasi Rahat di Yaman pada tahun 2015 ketika India menyelamatkan dan mengevakuasi lebih dari 6.700 orang, termasuk lebih dari 1.940 warga lebih dari 40 negara-negara lain.

Dia juga menyebutkan topan di Sri Lanka pada 2016, gempa bumi di Indonesia pada 2019, Topan Idai di Mozambik dan banjir dan tanah longsor di Madagaskar pada Januari 2020 di mana bantuan India segera diberikan.

Singh menambahkan, pandemi COVID-19 tidak menyurutkan komitmen India, yang ditunjukkan oleh respons India saat terjadi Tumpahan Minyak di Mauritius pada Agustus 2020 dan kebakaran kapal tanker di Sri Lanka pada September 2020.

Menhan juga menyampaikan pandangannya tentang lanskap geo-politik yang menantang dan ancaman tradisional dan non-tradisional termasuk bencana alam seperti COVID-19 yang dihadapi dunia.

“Untuk menghadapi pandemi, India telah mengembangkan kapasitas besar untuk produksi vaksin COVID-19 dan memperluas bantuan ke banyak negara,” katanya.

Singh menekankan perlunya solusi kolektif untuk menghadapi tantangan global di dunia pascapandemi. “Pandemi telah menegaskan kembali sentralitas multilateralisme di dunia yang saling terhubung untuk hal-hal yang tidak hanya terkait dengan keamanan internasional tetapi juga manajemen bencana,” katanya. (ANI)

Bonus khusus Data SGP 2020 – 2021. Info harian lain-lain muncul diperhatikan secara terencana via pemberitahuan yang kita letakkan pada web ini, dan juga siap dichat pada petugas LiveChat support kita yg tersedia 24 jam Online dapat mengservis semua maksud para bettor. Lanjut secepatnya daftar, dan kenakan promo Lotre dan Live Casino Online terbaik yg nyata di situs kami.