Dream big — Anak muda Indonesia yang ingin berkarir sebagai pemain bulu tangkis

© Disediakan oleh Xinhua

Antusiasme bulu tangkis di Indonesia yang berpenduduk sekitar 270 juta orang sangat besar karena para pemain Tanah Air telah menorehkan prestasi yang luar biasa di kompetisi internasional. Saat ini semakin banyak anak muda Indonesia yang berharap menjadi bintang olahraga.

oleh Dames Alexander Sinaga, Wang Aona

JAKARTA, 29 Oktober (Xinhua) — Muhammad Zylan Febrian, 13 tahun, berjuang mati-matian untuk mewujudkan mimpinya bermain bulu tangkis bagi Indonesia di kancah dunia di masa depan.

Selama lebih dari empat tahun, Febrian rutin bermain bulu tangkis dengan banyak latihan dan pertandingan intra dan antar daerah, dengan harapan bisa masuk timnas bulu tangkis Indonesia.

Bulu tangkis merupakan yang banyak digemari di Indonesia. Klub dan akademi untuk penggemar bulu tangkis dapat ditemukan di seluruh wilayah negara Asia Tenggara, dan pertandingan juga diadakan secara rutin di negara berpenduduk terbesar keempat di dunia itu.

Febrian telah merencanakan untuk menjadi pemain bulu tangkis setelah bergabung dengan klub yang terletak di bagian timur ibukota nasional Jakarta pada tahun 2018, ketika Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games ke-18, di mana atlet nasional favorit Febrian Anthony Sinisuka Ginting membantu tim Indonesia memenangkan medali perak dalam acara beregu putra.

“Ayah saya dengan antusias menonton pertandingan di TV, dan dia segera mendaftarkan saya ke klub setelah itu sehingga saya bisa dilatih untuk menjadi seorang atlet,” katanya kepada Xinhua saat pelatihan malam baru-baru ini di Jakarta.

Febrian saat ini sedang berlatih tiga hari seminggu di klub bulu tangkis PB Raya yang didirikan bersama oleh Achmad Rivai, mantan pebulu tangkis nasional, dan dua temannya pada tahun 2013. Ia juga rutin melakukan latihan mandiri di rumahnya di bagian selatan Jakarta. .

“Pusat berjarak sekitar 30 menit dari rumah. Orang tua saya selalu membawa saya ke sini dan melihat saya berlatih,” katanya. “Mengatur waktu sendiri adalah sebuah tantangan,” kata Febrian yang juga seorang siswa SMP.

© Disediakan oleh Xinhua

Meski belum pernah meraih kemenangan di semua pertandingan formal yang dilaluinya sejauh ini, Febrian selalu berpesan pada dirinya sendiri untuk terus melatih kekuatannya. Ia pernah terpuruk saat kalah di turnamen antardaerah pertama di Provinsi Jawa Barat pada 2019.

“Itu intens dan saya sangat gugup saat itu. Tapi saya tidak akan menyerah,” katanya. “Doakan saya go international dan bermain di pertandingan di China suatu saat nanti,” kata Febrian yang mengidolakan pensiunan pemain bulu tangkis China Lin Dan.

Pebulu tangkis junior lainnya di PB Raya, Cheisha Regustine Irmawati, juga berharap bisa menjadi atlet nasional meski sadar peluang suksesnya tidak besar.

Pemain berusia 16 tahun itu telah berada di beberapa klub selama lebih dari dua tahun sebelum bergabung dengan PB Raya pada Februari lalu.

Pelatihnya Ndaru Abrianto, salah satu pendiri klub, menjelaskan bahwa klub-klub besar di Indonesia cenderung merekrut pemain di masa kecil mereka.

“Persaingan di kalangan pebulu tangkis profesional di Indonesia saat ini semakin ketat. Bahkan ada yang mulai bermain sejak usia enam tahun,” kata Abrianto, seraya menambahkan bahwa beberapa pemain muda memilih untuk mengambil pendidikan homeschooling untuk mendapatkan lebih banyak. waktu untuk latihan dan pelatihan.

“Sekarang saya hanya ingin meningkatkan teknik saya,” kata Irmawati yang mengidolakan Kevin Sanjaya Sukamuljo, pebulu tangkis Indonesia yang saat ini menduduki peringkat 1 dunia ganda putra oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia.

© Disediakan oleh Xinhua

Klub PB Raya mengalami peningkatan keanggotaan setelah Greysia Polii dan Apriyani Rahayu memenangkan emas Olimpiade pertama mereka di ganda putri bulu tangkis di Tokyo musim panas ini.

“Jumlah anggota di klub kami yang sebelumnya sekitar 20 orang, bertambah menjadi 60 dalam waktu satu bulan,” kata Abrianto.

“Orang tua mendaftarkan anaknya di sini, karena anaknya ingin seperti idolanya,” tambahnya.

Rivai menjelaskan, animo terhadap bulu tangkis di Indonesia yang berpenduduk sekitar 270 juta jiwa itu sangat besar karena semakin banyak masyarakat yang menyadari bahwa Indonesia telah menorehkan prestasi di ajang kompetisi bulu tangkis bergengsi, seperti Piala Thomas dan Piala Uber, serta kejuaraan dunia.

“Ini yang membuat anak-anak zaman sekarang termotivasi untuk menjadi atlet,” ujarnya.

Rivai menyebutkan, PB Raya sebagai klub menengah bertujuan untuk mencetak lebih banyak pemain berkualitas untuk direkrut oleh tim nasional atau klub besar.

Ia berterima kasih kepada pemerintah Indonesia, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dan klub bulu tangkis besar, seperti PB Djarum, yang telah memberikan dukungan kepada klub-klub kecil dan telah aktif mencari pemain baru berbakat nasional melalui kompetisi yang mereka selenggarakan.

“Penting untuk terus mempersiapkan calon penerus atlet senior dan junior agar tim Indonesia bisa terus berada di podium tertinggi,” ujarnya.

Hadiah terbesar Pengeluaran SGP 2020 – 2021. Bonus terbaik yang lain tampak dilihat secara terencana lewat poster yang kita lampirkan dalam web ini, lalu juga siap ditanyakan kepada teknisi LiveChat support kita yang stanby 24 jam On-line untuk melayani segala kepentingan para player. Yuk segera join, & dapatkan bonus Lotere serta Live Casino On the internet terhebat yg hadir di tempat kami.