India akan memegang kursi kepresidenan G20 mulai 1 Desember 2022

New Delhi [India]7 April (ANI): Menanggapi pertanyaan di Rajya Sabha tentang cara India bersiap untuk memikul tanggung jawab Kepresidenan G20 tahun ini pada bulan Desember, Menteri Negara Luar Negeri Rajkumar Ranjan Singh pada hari Kamis menjelaskan atas peran India sebagai Presidensi G-20 dan tanggung jawab serta kekuasaan yang akan dibawa oleh posisi tersebut.

“Sebagai anggota pendiri G20, India terus berkontribusi dalam diskusi tentang isu-isu penting global, termasuk yang berdampak paling rentan di seluruh dunia,” kata Menteri Negara.

India akan memegang kursi kepresidenan G-20 mulai 1 Desember tahun ini hingga 30 November 2023, dan akan menjadi tuan rumah KTT Pemimpin G20 untuk pertama kalinya di negara itu tahun depan.

“Sebagai Presidensi G20, India akan menetapkan agenda untuk tahun ini, mengidentifikasi tema dan area fokus, melakukan diskusi dan menyusun dokumen hasil. Sekretariat G20 akan bertanggung jawab untuk kelancaran transisi dari Kepresidenan sebelumnya, persiapan dan pelaksanaannya,” kata Menteri Negara.

“Menjadi tuan rumah Kepresidenan G20 juga akan menghasilkan peluang ekonomi di berbagai sektor seperti pariwisata, perhotelan, IT dan penerbangan sipil antara lain, selama tahun Kepresidenan kami,” tambahnya.

“India akan berada dalam posisi untuk mengidentifikasi, menyoroti, mengembangkan, dan memperkuat dukungan internasional untuk prioritas yang sangat penting bagi negara-negara berkembang di berbagai sektor sosial dan ekonomi, mulai dari energi, pertanian, perdagangan, ekonomi digital, kesehatan dan lingkungan hingga lapangan kerja, pariwisata. , antikorupsi dan pemberdayaan perempuan, termasuk dalam fokus area yang berdampak paling rentan dan kurang beruntung,” ujarnya lebih lanjut.

Proses G20 dibagi menjadi jalur Sherpa dan jalur Keuangan. Di bawah jalur Sherpa, sekitar 100 pertemuan resmi diharapkan akan diselenggarakan di bidang ketenagakerjaan, kesehatan, ekonomi digital, perdagangan, industri investasi, iklim lingkungan, energi, anti korupsi, pertanian, pariwisata, budaya, dan pembangunan sosial ekonomi, pendidikan , dan pemberdayaan perempuan.

Di bawah jalur Keuangan, sekitar 40 pertemuan diharapkan akan diselenggarakan termasuk di bidang arsitektur keuangan internasional, inklusi keuangan dan keuangan berkelanjutan, pembiayaan untuk infrastruktur, keuangan iklim dan masalah pajak.

“Selain itu, program dan acara untuk menampilkan keragaman dan budaya India dan untuk mempromosikan India sebagai tujuan bisnis dan pariwisata juga akan diselenggarakan untuk delegasi G20 yang berkunjung,” kata Menlu.

Pada bulan Desember 2021, India bergabung dengan G20 Troika Indonesia, Italia, dan India – masing-masing menjadi Presidensi G20 saat ini, sebelumnya dan yang akan datang. India akan mengambil alih Kepresidenan G20 pada 1 Desember 2022 dari Indonesia dan akan menyelenggarakan KTT Pemimpin G20 untuk pertama kalinya di India pada 2023. (ANI)

Diskon harian Pengeluaran SGP 2020 – 2021. Prize menarik lain-lain tampak diperhatikan dengan terprogram via info yang kami umumkan di laman tersebut, dan juga bisa ditanyakan terhadap layanan LiveChat pendukung kita yg menjaga 24 jam On the internet buat mengservis seluruh keperluan antara tamu. Yuk secepatnya join, serta kenakan bonus Buntut dan Live Casino On-line terhebat yg hadir di tempat kita.