Indonesia bersiap untuk kemacetan lalu lintas selama eksodus Idul Fitri

© Disediakan oleh Xinhua

oleh Dames Alexander Sinaga

JAKARTA, 28 April (Xinhua) — Di terminal bus Pulo Gebang di bagian timur ibu kota Indonesia Jakarta pada Senin pagi, Ahmad Suryadi, istri dan dua anaknya sedang menunggu bus yang akan membawa mereka ke kampung halaman di Pekalongan , Jawa Tengah, dalam rangka perayaan Idul Fitri.

Idul Fitri di Indonesia, negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar, jatuh pada Senin pekan depan. Sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat yang tinggal di kota-kota besar untuk kembali ke kampung halaman untuk merayakan hari raya keagamaan tahunan bersama keluarga besar mereka.

© Disediakan oleh Xinhua

Sebuah survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan negara itu menunjukkan bahwa sekitar 80 juta orang akan melakukan perjalanan kembali ke kota asalnya selama periode eksodus Idul Fitri 2022.

Setidaknya 13 juta pelancong, kata laporan itu, berasal dari Jabodetabek, salah satu kota terpadat di dunia.

Keluarga Suryadi yang sudah lebih dari 20 tahun menetap di ibu kota, akhirnya bisa kembali tahun ini untuk merayakan hari raya bersama anggota keluarga lainnya. Terakhir kali mereka melakukannya pada 2019, sebelum pandemi melanda Indonesia.

Selama dua tahun terakhir, umat Islam di negara kepulauan menghadapi tantangan dalam perjalanan pulang untuk merayakan Idul Fitri karena pemerintah melarang tradisi mudik tahunan karena pandemi COVID-19.

© Disediakan oleh Xinhua

“Sekarang anak-anak kami tidak sabar untuk merayakan Idul Fitri bersama kakek-nenek mereka. Mereka sangat gembira karena mereka sangat merindukan momen pertemuan keluarga besar,” kata ayah dua anak itu kepada Xinhua, seraya menambahkan bahwa dia dan istrinya telah menerima suntikan vaksin booster. itu wajib bagi pemudik mudik lebaran.

Dalam upaya untuk mencegah keterlambatan lalu lintas di jalan tol selama periode eksodus, pemerintah pekan lalu meminta semua pelancong untuk meninggalkan kota sedini mungkin.

Pengumuman itu membuat Suryadi berangkat tiga hari lebih awal dari rencana awalnya, mulai cuti dua minggu dari kantor pada Senin.

Dia mengatakan waktu tempuh bus dari Jakarta ke Pekalongan biasanya memakan waktu antara lima hingga enam jam.

“Kami tidak ingin jatuh sakit begitu sampai di rumah karena kemacetan lalu lintas yang sangat besar di jalan tol. Jadi, lebih baik meninggalkan Jakarta sedini mungkin,” kata pria berusia 43 tahun itu. “Mari berharap perjalanannya akan berjalan lancar.”

Survei Kementerian Perhubungan juga memperkirakan bahwa lebih dari 23 juta mobil dan 17 juta sepeda motor akan berada di jalan raya di seluruh negeri selama periode eksodus.

© Disediakan oleh Xinhua

Mengingat perkiraan kementerian bahwa akan ada “kemacetan parah” di jalan, Presiden Joko Widodo meminta para pelancong untuk menghindari meninggalkan kota antara Kamis dan Sabtu, yang diprediksi menjadi periode puncak perjalanan.

Rekayasa lalu lintas, seperti sistem ganjil genap dan larangan truk memasuki jalan tol, akan dilakukan pihak berwenang untuk mencegah kemacetan lalu lintas.

Kementerian Perhubungan telah mengalokasikan total anggaran sebesar 20 miliar rupiah (sekitar 1,38 juta dolar AS) untuk program eksodus gratis yang telah menetapkan kota-kota tujuan terutama di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Ini menyediakan tur eksodus gratis untuk total 21.000 perjalanan dengan feri, bus, dan kereta api.

Bonus gede Keluaran SGP 2020 – 2021. Undian terbaik yang lain-lain dapat dilihat dengan terprogram melalui pemberitahuan yang kami sampaikan pada situs ini, serta juga siap ditanyakan kepada teknisi LiveChat pendukung kami yg menunggu 24 jam On the internet dapat meladeni seluruh kepentingan para pengunjung. Mari segera join, & ambil cashback Lotere & Kasino On-line tergede yg terdapat di web kita.