Kemajuan yang dicapai dalam pembicaraan Ukraina dengan Moskow

Menteri luar negeri Rusia menunjukkan bidang kemajuan dalam pembicaraan Istanbul dengan Kiev

Pembicaraan antara negosiator Rusia dan Ukraina di Turki telah menghasilkan satu langkah maju yang signifikan: Kiev menyerah pada Krimea dan Donbass, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengklaim pada hari Rabu, selama kunjungan ke China.

Lavrov sedang menghadiri sebuah konferensi tentang Afghanistan, yang diselenggarakan oleh rekannya dari China, Wang Yi. Hadir pula para menteri luar negeri Pakistan, Iran, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan, beserta pengamat dari Indonesia dan Qatar.

“Saya menganggapnya sebagai kemajuan signifikan bahwa para perunding Ukraina menegaskan perlunya memastikan status non-nuklir, non-blok Ukraina dan keamanannya di luar kerangka kerja NATO, serta pemahaman rekan-rekan Ukraina bahwa masalah Krimea dan Donbass telah diselesaikan secara permanen,” katanya kepada wartawan di Tunxi.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina Oleg Nikolenko tidak setuju dengan pernyataan Lavrov, bagaimanapun, mengatakan diplomat Rusia “menunjukkan kesalahpahaman dari proses negosiasi.”

“Masalah Krimea dan Donbas akan diselesaikan untuk selamanya setelah Ukraina memulihkan kedaulatannya atas mereka,” Nikolenko tweeted. “Selama pembicaraan di Istanbul, delegasi Ukraina mempresentasikan proposalnya tentang bagaimana mencapai tujuan ini.”

Pembicaraan damai Senin di Istanbul melihat Kiev berkomitmen untuk pertama kalinya secara tertulis ke beberapa poin penting Rusia bersikeras untuk hubungan baik-tetangga, yaitu sebelum keanggotaan NATO dan senjata nuklir, menurut kepala perunding Rusia Vladimir Medinsky, yang sendiri lahir di Ukraina. .

Sementara Kiev tidak secara langsung mengakui kemerdekaan Republik Donbass Donetsk dan Lugansk, dan keputusan Krimea tahun 2014 untuk bergabung kembali dengan Rusia, Medinsky mengatakan bahwa Kiev bersedia untuk bernegosiasi mengenai poin-poin tersebut. Kremlin kemudian mengatakan bahwa status Krimea bukanlah subjek negosiasi sama sekali, menjelaskan bahwa itu adalah bagian internal Rusia.

Ketiga wilayah tersebut memisahkan diri dari Ukraina setelah Maidan yang didukung Barat tahun 2014 di Kiev. Krimea memberikan suara dalam referendum untuk bergabung kembali dengan Rusia, sementara wilayah Donetsk dan Lugansk mendeklarasikan kemerdekaan. Moskow mengakui republik Donbass, bulan lalu, mengutip penolakan Kiev untuk mengimplementasikan perjanjian Minsk yang ditengahi oleh Prancis dan Jerman pada tahun 2014. Protokol telah dirancang untuk mengatur status wilayah-wilayah tersebut di dalam negara Ukraina.

Rusia kini menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer NATO yang dipimpin AS. Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan telah membantah klaim bahwa pihaknya berencana untuk merebut kembali kedua republik dengan paksa.

(RT.com)


Bonus oke punya Pengeluaran SGP 2020 – 2021. Permainan gede lainnya dapat diperhatikan dengan terstruktur melalui pemberitahuan yg kita umumkan di laman itu, lalu juga bisa ditanyakan terhadap teknisi LiveChat pendukung kita yg tersedia 24 jam On the internet untuk melayani segala kepentingan antara bettor. Mari buruan gabung, dan dapatkan cashback Lotto & Live Casino On-line terbesar yg terdapat di lokasi kami.