Pakar: Pinjaman yang direstrukturisasi ‘bom waktu’ bagi pemberi pinjaman Indonesia

Rasio kredit bermasalah (NPL) saat ini sebenarnya lebih tinggi dari yang dilaporkan karena adanya legal window dressing setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendefinisikan ulang NPL untuk mengecualikan pinjaman yang direstrukturisasi akibat Covid-19, kata Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi. BANK MANDIRI

Bank-bank Indonesia diperkirakan akan menghadapi tekanan keuangan yang berkelanjutan sepanjang tahun 2022 karena kebijakan restrukturisasi pinjaman yang dilonggarkan, yang pernah dipuji sebagai penyelamat bagi bank, sekarang siap untuk memangkas margin keuntungan mereka.

Para bankir dan pakar perbankan mengatakan bahwa restrukturisasi pinjaman akan mengurangi pendapatan bunga bank selama beberapa bulan mendatang sementara biaya bunga tetap tidak berubah dan biaya provisi tetap tinggi.

Komentar mereka terkait dengan keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperpanjang peraturan yang memungkinkan pemberi pinjaman untuk lebih mudah merestrukturisasi pinjaman. POJK No 11/2020 yang semula dijadwalkan berakhir pada Maret, diperpanjang satu tahun menjadi Maret 2022.

Para ahli juga menunjukkan kemungkinan meningkatnya default pinjaman yang lebih tinggi dari perkiraan tahun ini karena lonjakan Covid-19 baru-baru ini mengancam untuk menghambat pemulihan ekonomi Indonesia. Bank tidak punya pilihan selain melanjutkan restrukturisasi pinjaman meskipun ada risiko.

“Akibatnya, pinjaman yang direstrukturisasi menjadi bom waktu bagi perbankan,” kata pengamat perbankan Paul Sutaryono, mantan Asisten Wakil Presiden Bank Negara Indonesia (BNI), kepada The Jakarta Post pada 22 Juni.

Komentar para bankir dan pakar atas pinjaman yang direstrukturisasi menandakan optimisme yang meredup atas prospek industri perbankan domestik untuk tahun ini.

Keputusan OJK untuk melonggarkan aturan restrukturisasi dimaksudkan untuk memberikan keringanan jangka pendek tetapi bank menerima kenyataan bahwa mereka mungkin perlu merestrukturisasi pinjaman sepanjang tahun 2022 karena bisnis tidak mungkin pulih sepenuhnya tahun ini.

Bank dapat merestrukturisasi pinjaman dengan menurunkan suku bunga, memperpanjang jangka waktu pembayaran, mengurangi tunggakan pokok atau bunga, menambah fasilitas pinjaman dan mengubah pinjaman menjadi skema penyertaan modal sementara yang disepakati oleh bank dan nasabahnya.

Data OJK terbaru menunjukkan bahwa rata-rata rasio kredit bermasalah (NPL) industri naik 0,4 poin persentase tahun-ke-tahun menjadi 3,17 persen di bulan Maret. Sementara itu, data Bank Indonesia menunjukkan pencairan pinjaman bank telah turun 4,13 persen tahun-ke-tahun menjadi 5,54 kuadriliun rupiah ($380 miliar) pada Maret. Rasio NPL di atas lima persen dianggap berisiko tinggi.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi pada 15 Juni mengatakan rasio NPL saat ini sebenarnya lebih tinggi dari yang dilaporkan karena window dressing legal setelah OJK mendefinisikan ulang NPL untuk mengecualikan pinjaman yang direstrukturisasi akibat Covid-19.

“NPL lima persen tepat di depan mata kita. Mungkin tidak tahun ini tapi mungkin 2022,” katanya kepada anggota parlemen saat dengar pendapat dengan DPR. “Pada titik tertentu, kami tidak akan lagi menutupi potensi kerugian pada aset kami yang diturunkan peringkatnya.”

Mandiri, bank terbesar di negara itu berdasarkan nilai aset, mengalami penurunan laba bersih 25,28 persen tahun-ke-tahun menjadi 5,92 triliun rupiah pada kuartal pertama sebagai akibat dari penyediaan pinjaman yang lebih tinggi.

Sementara itu, Bank Rakyat Indonesia (BRI), bank terbesar kedua di negara itu berdasarkan nilai aset, mengalami penurunan laba sebesar 45,65 persen tahun-ke-tahun menjadi Rp 18,6 triliun tahun lalu juga karena provisi pinjaman yang lebih tinggi.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan dalam sidang DPR yang sama, laba bank akan mencapai antara Rp 38-40 triliun jika tidak ada pandemi, atau dalam skenario bisnis seperti biasa.

Dia menambahkan bahwa BRI akan tetap mencadangkan tinggi tahun ini sebesar Rp 73,11 triliun, 2,5 kali total nilai NPL, karena pemberi pinjaman memperkirakan default pinjaman yang tinggi tahun ini. Sunarso mengakui bahwa hal itu akan mengurangi keuntungan, tetapi lebih memilih untuk berbuat salah di sisi keamanan.

“Saat ini, kami berada dalam mode bertahan hidup dan mode krisis,” katanya.

Bank Mandiri dan BRI telah meminta regulator untuk memperpanjang periode restrukturisasi pinjaman yang longgar satu tahun lagi hingga Maret 2023 jika kondisi ekonomi memburuk.

Kepala Kebijakan Perhimpunan Bank Indonesia (Perbanas) Aviliani mengatakan bank membutuhkan perpanjangan karena lonjakan tiba-tiba NPL secara hukum akan mengharuskan pemberi pinjaman untuk meningkatkan ketentuan pinjaman, yang selanjutnya akan memakan margin keuntungan mereka.

Dia menambahkan bahwa OJK kemungkinan akan memperpanjang periode restrukturisasi pinjaman yang longgar dan pemberi pinjaman kemungkinan akan menggunakannya karena lonjakan Covid-19 baru-baru ini menghambat prospek pemulihan bisnis.

Para ekonom telah lama memperingatkan bahwa kebangkitan Covid-19 akan membahayakan pemulihan ekonomi Indonesia, kekhawatiran yang menjadi nyata ketika negara itu melihat rekor kasus Covid-19 yang tinggi selama tiga hari terakhir sebagai akibat dari tradisi mudik Idul Fitri (eksodus ) dan varian Delta baru dari virus.

Aviliani mengatakan kepada The Jakarta Post pada 21 Juni: “Tidak mungkin sektor bisnis akan bangkit kembali pada tahun 2022.”

JARINGAN JAKARTA POST/ASIA NEWS


Prize terbaik Result SGP 2020 – 2021. Game menarik lainnya tersedia diamati dengan terjadwal melalui banner yang kita sisipkan dalam website tersebut, lalu juga dapat dichat pada teknisi LiveChat support kami yg menjaga 24 jam On the internet dapat melayani segala kebutuhan antara pemain. Ayo segera sign-up, dan ambil bonus Lotre serta Kasino On the internet terbaik yg tampil di tempat kita.

Harian

Indonesia hentikan ekspor CPO, maksimalkan industri hilir

JAKARTA, 13 Oktober (Xinhua) — Indonesia bersiap menghentikan ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) sekaligus memaksimalkan industri hilirnya yang akan mengolah komoditas tersebut menjadi produk turunan yang bernilai tambah, kata Presiden Joko Widodo, Rabu. “Pada titik tertentu nanti, kita akan menghentikan apa yang disebut ekspor CPO. Itu (CPO) harus diolah menjadi kosmetik, mentega, biodiesel, […]

Read More
Harian

Bali Indonesia siap dibuka kembali untuk pelancong internasional

oleh Hayati Nupus JAKARTA, 12 Oktober (Xinhua) — Pulau resor di Indonesia, Bali, menunggu wisatawan internasional dengan antusias karena akan dibuka kembali pada Kamis. Sebanyak 8.000 kamar di 35 hotel berbintang tiga hingga lima siap ditempati baik untuk karantina maupun akomodasi ketika turis mancanegara berada di pulau itu, kata Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran […]

Read More
Harian

Ringkasan berita Xinhua Asia-Pasifik pada 1620 GMT, 11 Oktober

BANGKOK – Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha pada Senin mengumumkan rencana untuk mengizinkan pengunjung yang divaksinasi penuh dari negara dan wilayah “berisiko rendah” untuk memasuki negara Asia Tenggara tanpa karantina mulai bulan depan. “Saya telah menginstruksikan Pusat Administrasi Situasi COVID-19 (CCSA) dan Kementerian Kesehatan Masyarakat untuk segera mempertimbangkan dalam minggu ini untuk mengizinkan, mulai 1 […]

Read More