Update Situasi: Respon terhadap COVID-19 di Indonesia (Per 5 April 2021) – Indonesia

Per 5 April 2021, Pemerintah Indonesia telah mengumumkan 1.537.967 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di seluruh 34 provinsi di Indonesia, dengan 114.475 kasus aktif, 41.815 kematian, dan 1.381.677 orang yang telah sembuh dari penyakit tersebut. Pemerintah juga telah melaporkan 61.133 dugaan kasus.

Pada 17 Maret 2021, Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia (BPOM) telah menyetujui obat COVID-19 Avifavir untuk penggunaan darurat pada pasien virus corona. Badan tersebut menyebutkan bahwa kemanjuran obat tersebut telah terbukti lebih dari 80 persen, dan bahwa obat tersebut dapat digunakan dengan aman oleh semua kelompok umur.

Dengan kedatangan 1,1 juta unit vaksin AstraZeneca melalui fasilitas COVAX pada 8 Maret, dan 16 juta dosis vaksin COVID-19 yang dibuat oleh Sinovac Biotech pada 25 Maret, Indonesia telah menerima total 53,5 juta vaksin secara kumulatif sejauh ini. Hingga 31 Maret, Satgas Penanggulangan COVID-19 mencatat lebih dari delapan juta warga telah menerima dosis pertama vaksin COVID-19 dan 3,7 juta warga telah menerima dosis kedua. Pemerintah mengindikasikan bahwa target vaksinasi lebih dari 1,4 juta tenaga kesehatan telah tercapai sepenuhnya, sementara target mencapai 21,5 juta lansia dan 16,9 juta pegawai negeri (termasuk pendidik dan tenaga kependidikan, pejabat negara, pejabat pemerintah, pemuka agama, dan lain-lain) telah tercapai. pedagang pasar, anggota parlemen, atlet, tenaga transportasi, pelaku pariwisata, serta jurnalis dan pekerja media) sedang berlangsung.

Pemantauan hasil program vaksinasi COVID-19 menunjukkan penurunan jumlah kasus terkonfirmasi dan petugas kesehatan yang tertular. Selain itu, rasio hunian tempat tidur di ruang isolasi dan ruang ICU untuk pasien COVID-19 juga mengalami penurunan.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan pernyataan melalui Fatwa MUI Nomor 13 Tahun 2021 tentang Undang-Undang Vaksinasi Covid-19 Saat Puasa, bahwa vaksinasi COVID-19 bagi umat Islam yang berpuasa dengan cara suntik intramuskular diperbolehkan selama diperbolehkan. tidak menyebabkan kerugian (dharar).

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 yang terkonfirmasi akibat peningkatan mobilitas selama libur panjang, Pemerintah telah memutuskan untuk melarang kegiatan mudik Lebaran pada tahun 2021, yang akan berlaku mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021.
Satgas Penanggulangan COVID-19 menerbitkan Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perjalanan Domestik Saat Pandemi COVID-19 yang diberlakukan mulai 1 April 2021 menggantikan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2021. Perwakilan Satgas menjelaskan tiga hal berikut perubahan peraturan baru:

  • Perubahan masa berlaku tes swab PCR dari dan ke Pulau Bali yang semula 3×24 jam menjadi 2×24 jam.

  • Opsi uji prasyarat tambahan dengan menggunakan GeNose 19 di titik keberangkatan, termasuk bandara, pelabuhan laut, stasiun kereta, terminal, dan tempat istirahat. o Aturan khusus tentang antigen cepat atau GeNose untuk perjalanan laut telah menjadi wajib.

Pembatasan Penyelenggaraan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro telah dilaksanakan sejak 9 Februari dan akan berlanjut setidaknya hingga 5 April 2021. Dengan menganalisis persentase kasus aktif, angka kesembuhan, persentase kematian, dan tingkat hunian tempat tidur. , yang semakin membaik seiring dengan langkah-langkah PPKM skala mikro, Pemerintah berencana menambah provinsi lain yang akan melaksanakannya, selain semua provinsi di Jawa, Bali dan yang baru-baru ini termasuk Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Timur. Tenggara, dan Nusa Tenggara Barat. Kebijakan PPKM skala mikro tetap sama dengan tahap sebelumnya, kecuali untuk kegiatan pendidikan dan seni budaya.

Kegiatan pendidikan dapat dilakukan secara fisik dan bertahap terutama untuk pendidikan tinggi dengan proyek percontohan dari pemerintah daerah dan mengikuti protokol kesehatan. Kegiatan seni budaya diperbolehkan dengan kapasitas maksimal 25 persen, juga mengikuti tata tertib kesehatan.

Bantuan sosial pada tahun 2021 berupa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) telah menjangkau 17,5 juta jiwa dari target 18,8 juta keluarga, melalui Kementerian Sosial. Selain itu, Kemensos juga mengelola Program Keluarga Harapan (PKH) bersama 10 juta keluarga, serta Bantuan Subsidi Tunai (BST) dengan target 10 juta keluarga. Penerima bantuan sosial berasal dari database Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terus memberikan kuota data internet mulai Maret hingga Mei 2021 sebesar 7 gigabyte hingga 15 gigabyte per bulan, untuk pelajar, guru, mahasiswa, dan dosen. Apabila ada perubahan atau penambahan data nomor ponsel, sekolah dapat melakukan update formulir SPTJM melalui https://vervalponsel.data.kemdikbud.go.id/ atau https://pddikti.kemdikbud.go.id/.

Promo mingguan Data SGP 2020 – 2021. Permainan seputar yang lain-lain tampak dipandang dengan berkala melewati info yg kami lampirkan dalam laman tersebut, lalu juga bisa dichat pada layanan LiveChat support kami yang tersedia 24 jam Online dapat mengservis segala kepentingan antara player. Lanjut segera gabung, serta dapatkan prize serta Live Casino On the internet terbesar yang nyata di tempat kami.